Entah Apa yang Terjadi Jika Solskjaer Ada di MU Sejak Awal Musim

Entah Apa yang Terjadi Jika Solskjaer Ada di MU Sejak Awal Musim – Kemenangan untuk kemenangan serta rekor untuk rekor diterima Manchester United bersama-sama Ole Gunnar Solskjaer. Tidak tahu apakah yg berlangsung kalau ia ada sejak mulai awal musim.

Solskjaer mencapai kemenangan ke sembilan (dari 10 laga) selesai MU tundukkan Leicester City 1-0 di King Power Fase, Minggu (3/2/2019) malam WIB. Di Premier League, The Red Devils selama ini baru kehilangan dua point, waktu diikuti Burnley di Old Trafford.

Sejak mulai manajer asal Norwegia itu hadir mengambil alih Jose Mourinho, MU alami grafik penambahan perform yg menakjubkan.

Berdasarkan catatan Opta, dihitung sejak mulai Solskjaer ditunjuk menjadi manajer interim tiada club yg mendapatkan point sejumlah Manchester United. Keseluruhan 22 point digapai MU bersama-sama Solskjaer (W7 D1 L0).

Tidak hanya kemenangan yg senantiasa disatukan, bintang-bintang MU kembali bersinar dibawah Solskjaer. Yg sangat mengilap pastinya Paul Pogba.

Sejak mulai Solskjaer hadir, tiada pemain lainnya di Premier League yg berperan dalam terciptanya gol sejumlah Pogba. Gelandang asal Prancis itu berperan dalam 11 gol MU di Premier League (6 gol serta 5 assist).

Keadaan yg sama dapat disaksikan pada Rashford, yg buat tujuh gol serta empat assist di Premier League sejak mulai Ole hadir. Walaupun sebenarnya pada periode awal kalinya, dengan jumlahnya laga semakin banyak, golnya cuma tiga serta assist sejumlah lima.

Dalam delapan pertandingan di Premier League bersama-sama Solskjaer, MU rata-rata menyatukan 2,75 point per pertandingan. Menjadi pembanding, Liverpool, yg sekarang memuncaki classement, punyai rata-rata point 2,5 per laga (dihitung sejak mulai awal musim).

Buat produktivitas, MU melesakkan 2,5 gol tiap-tiap 90 menit. Tambah tinggi di banding rata-rata gol Liverpool (2,2 gol per pertandingan sejak mulai awal musim). Cuma Manchester City yg punyai rata-rata gol tambah tinggi (2,6 gol per pertandingan sejak mulai awal musim).

Solskjaer memulai 10 laga pertamanya (di semua persaingan) bersama-sama MU dengan capaian menakjubkan. Halangan lainnya meunggu ia di Februari, termasuk juga duel dengan Chelsea, Liverpool serta Paris Saint Germain. Februari akan sangatlah tentukan apakah yg akan digapai Setan Merah diakhir musim kelak.