Gagalkan Penyelundupan BBM Ilegal di Bangka, Polisi Amankan 80 Ton Solar

Gagalkan Penyelundupan BBM Ilegal di Bangka, Polisi Amankan 80 Ton Solar – Deretan Polres Bangka Barat, Bangka Belitung (Babel) sukses menggagalkan penyelundupan BBM ilegal model solar di pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok. Hasil dari penyidikan itu, setidaknya ada 80 ton BBM model solar ditangkap polisi.

” Benar, ditangkap hari Sabtu (16/3/2019) tempo hari, ” jelas Kapolres Bangka Barat, AKBP Firman Andreanto kala dilakukan konfirmasi, Senin (18/3/2019) .

Terungkapnya penyelundupan solar ilegal berasal dari kabar warga, menuturkan ada perkiraan penyelundupan BBM di pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok Kabupaten Bangka Barat, Pulau Bangka yg dibawa memanfaatkan mobil truk dari Sumatera Selatan (Sumsel) .

” BBM itu dibawa dari Sumsel ke Babel melalui tanjung kalian, ada sepuluh orang yg ditangkap ketika penggerebekan di Pelabuhan, ” tegas Kapolres.

Hasil dari pengecekan petugas, masing – masing mobil truk bermuatan satu unit tangki terdapat BBM model solar sejumlah lebih kurang 10 ton ilegal.

” Lebih kurang ada 80 ton BBM model solar yg ditangkap petugas, saat ini banyak pemeran masihlah dalam proses pengumpulan bukti-bukti serta belum juga dapat di rilis, ” kata Firman.

Tidak cuman mengamankan 8 truk bermuatan solar ilegal, polisi ikut mengamankan pemeran ialah, Ahmad Marsidi (27) , penduduk kota Palembang, M. Najamudin (21) penduduk Betung, Kabupaten Musi Banyuasin, Aan Afriansyah (28) penduduk Kabupaten Musi Banyuasin, Nurman (30) penduduk Terbanggi Subing, Kabupaten Lampung Tengah, Budi (34) penduduk Kabupaten, Rendi (35) penduduk Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, Propinsi Sumatra Selatan, Holden (45) penduduk Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin, Abdullah Sani (41) penduduk Kecamatan Betung Kabupaten Musi Banyuasin, Propinsi Sumatra Selatan, Exggi Syampurna (20) penduduk Kabupaten Musi Banyuasin serta Candra Irawan (18) penduduk Kecamatan Lawang Wetan Musi Banyuasin.