Nikola Kalinic Dapat Penghargaan Atas Performa Buruknya Bersama AC Milan

Nikola Kalinic Dapat Penghargaan Atas Performa Buruknya Bersama AC Milan – Nikola Kalinic mendapatkan penghargaan atas perform buruknya bersama dengan AC Milan di Serie A musim kemarin. Penyerang Kroasia itu dianugerahi Bidone d’Oro alias Keranjang Sampah Emas.

Kalinic musim kemarin dihadirkan Milan dari Fiorentina dengan status utang. Tampil tajam di Fiorentina dengan catatan 33 gol dari 84 tampilan, Kalinic tidak berhasil keseluruhan bersama dengan Milan.

Ia hanya membuat enam gol dari 41 tampilan di semua pertandingan, dengan semuanya dibikin di Serie A. Diinginkan dapat mengusung perform Rossoneri, Kalinic tidak berhasil berkompetisi dengan Patrick Cutrone yang notabene lulusan akademi.

Atas perform buruknya itu, Milan tidak mempermanenkannya serta Kalinic musim ini mesti menghabiskannya bersama dengan Atletico Madrid yang memboyongnya tengah tahun kemarin.

Tidak hanya tidak berhasil dipermanenkan Milan, Kalinic pun memenangkan award menjadi pemain terburuk musim kemarin atau biasa dimaksud Bidone d’Oro (Keranjang Sampah Emas). Melalui voting yang dibarengi lebih dari 13 ribu orang di situs Calciobidoni.it, Kalinic memenang 49,1 % nada.

Ia menaklukkan beberapa calon lainnya seperti Marko Pjaca (Juventus), Dalbert serta Joao Mario (Inter Milan), Benedikt Hoewedes (Juventus), serta Hakan Calhanoglu (AC Milan). Kalinic memiliki hak ambil Keranjang Sampah Emas dari pemenang awal mulanya, Gabriel Barbosa atau di panggil Gabigol.

Ada di tempat ke-2 sesudah Kalinic ada penyerang AS Roma Patrick Shick dengan 19,3 % nada. Dihadirkan mahal dari Sampdoria serta sampai berebutan dengan Juve, Schick hanya membuat dua gol dari 22 tampilan di Serie A.

Lengkapi tempat tiga besar ialah pun pemain AC Milan yang sekarang dipinjamkan ke Sevilla, Andre Silva. Dibeli mahal dari FC Porto dengan 38 juta euro, Silva hanya membuat dua gol dari 24 pertandingan.

Bidone d’Oro adalah plesetan dari Ballon d’Or serta dikasihkan pada pemain dengan tampilan terburuk di Seri A. Walau faktanya award ini mengacu pada pemain bintang yang dipandang tidak berhasil.